Aku tumbuh dan besar dilingkungan tertutup. Pandanganku terhalang oleh tembok. Tapi sebenarnya mereka tak membatasi pikiranku. Aku tak akan membahas tentang hidup yang terkekang. Karena memang, meskipun ruang gerakkan dibatasi, aku adalah pribadi yang bebas. Bandel.
Aku hanya merasa selama ini apa yang kupelajari dari hidup. Terlalu banyak menerima konsep, teori. Tapi prakteknya, aku sama sekali tak tahu. Kau tahu kan? Realitas begitu kompleks dan jauh lebih jahat. Itu yang menggangguku.
Yang kutakutkan adalah, Kehidupan yang sebenarnya, tak akan melulu terpaku pada teori. Tapi bagaimana jika yang kupunya hanya teori?
Mungkin memang perlu, sesekali aku keluar. Merasakan hidup didunia yang sesungguhnya. Dengan seluruh beban dan tanggung jawab yang harus dipikul sendiri. Tak melulu menyerahkan seluruh masalah pada orangtua.
Takut. Sungguh. Ketika membayangkan suatu saat aku harus keluar dari zona nyaman. Ketika berpikir tak selamanya bisa menggantungkan hidup pada ayah, ibu. Ketika sadar, suatu saat hanya akan ada aku. Sendirian. Menghadap kejamnya dunia.



0 komentar:
Posting Komentar