Selasa, 02 Agustus 2016

0



Hai! Apa kabar?
Eh. Siapa kau?
Kita dekat bukan?
Bergurau.
Kita dekat. Nama kita disandingkan di lauh mahfudh.
|Perkenalan macam apa|
Oke kita sudah berkenalan. Teman imaji. Hus itu judul buku. Tak apalah. Pinjam nama. Bagaimana selanjutnya? Dia terlalu beku. Kuguyur air panas? Yang serius saja. Dia bisa mati. Lalu biar cair? Kau mau cair cepat tapi dia mati, apa cair lambat tapi kau dapat hati? Yang kedua tentu. Gunakan hatimu juga. Ini kertas. Selalu ingat. Bawa kemanapun kau pergi. Tak usah kertasnya yang kau bawa. Cukup isinya. “Hanya ingatlah kebaikannya. Lupakan kebaikanmu”. Itu kunci. Semoga berhasil!

0 komentar:

Posting Komentar