Selasa, 02 Agustus 2016

Menyakitkan

0

Pernah, seorang teman berkata tentang kemungkinan aku yang tidak normal. Namun, menyakitkan. Yang menjadi tolak ukurnya adalah aku yang tunggal. Yang tidak berpasangan. Aku yang mengidolakan idol grup cewek. Aku yang tidak dekat dengan seorangpun laki-laki.
Apakah salah jika seseorang memilih tunggal? Untuk menunggu kenikmatan ketika saatnya tiba. Apakah salah jika seseorang memilih untuk tidak dekat dengan seorangun laki-laki? Untuk menjaga martabat dan ke-eksklusifannya. Tak ada salahnya jugakan mengidolakan sebuah idol grup?
Kutahu, aku bukanlah seorang wanita yang sangat menerapkan ajaran Islam dalam keseharian. Bukan Rasulullah ataupun ustadz yang kuidolakan. Namun, bukankah lebih baik jika yang kujaga adalah pandangan pada orang disekitar.
Toh, bukannya aku tak mempunyai orang yang kusuka. Aku punya. Tapi, aku memilih diam.

0 komentar:

Posting Komentar