Selasa, 02 Agustus 2016

CINTA AKU BILANG

0

Lengkungan bibir tatkala menyapa, terasa menancap.
Lemas, itu yang kurasa.
Aku yakin itulah cinta, tapi tak ada kawan yang percaya.
Mereka berpikir aku masih kekanak-kanakan, dan memang itulah faktanya. Tapi cinta tak ada batasan kedewasaan bukan?
Aku menyukainya, sangat. Melihatnya barang sekejap, itu yang selalu kuinginkan. Hanya melihatnya, untuk bicarapun aku tak mampu. Bukan menjadi miliknya yang kumau. Toh, dia sudah berpasangan.
Dan mengapa aku merasakan cinta seperti itu pada usia ini?
Terkadang iri melihat kawan sudah merencanakan masa depan, pernikahan dengan yang dicintainya.
Tapi bahkan mereka juga bilang iri denganku yang tak berpasangan.

0 komentar:

Posting Komentar