Selasa, 02 Agustus 2016

0

Itu karena kau pakai hati, sedang dia pakai logika!
Apa salahnya? Toh tak selamanya logika dan hati berseberang.
Kawan, coba pakai logikamu. Kau dan dia hanya sekali bertemu. Apa yang kau harap dari pertemuan pertama? Kecuali kau bisa tinggalkan kesan. Kau bilang akan datang padanya dengan cara elegan. Nyatanya?
Aku tak pernah menjadi elegan.
Kau hanya terlalu buru-buru. 
Benar kau telah lama perhatikan dia. Tapi itu hanya kau yang tau. Sedang dari pertemuan yang biasa itu, kau berharap dia mengingatmu.
Aku terlalu berlebihan?
Tentu saja. Tinggalkan kesan kalau kau mau diingat. Jika itu sulit, buatlah dia terbiasa dengan kehadiranmu. Jangan paksa dia untuk perhatikanmu. Hanya buatlah dia nyaman hingga dia akan selalu menantimu.

0 komentar:

Posting Komentar